Showing posts with label sejarah. Show all posts
Showing posts with label sejarah. Show all posts

Sunday, September 4, 2016

Sejarah Pembuatan Boneka Ondel-ondel yang penuh Mistis

Bagi warga asli Jakarta (Betawi) pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Ondel-ondel. Biasanya Boneka Ondel-ondel akan mudah ditemui dalam peringatan hari-hari besar Jakarta, salah satunya hari ulang tahun kota Jakarta. Bahkan Ondel-ondel bisa dikatakan sebagai maskotnya Kota Jakarta. Seniman Betawi, Benyamin Sueb lah yang telah melastarikan budaya Betawi Ondel-ondel ini melalui sebuah lagu dengan lirik 'Yok, kita ngarak ondel-ondel'.

Boneka raksasa ini dibuat dari bahan-bahan yang ringan agar mudah diangkat, seperti dari anyaman bambu, kayu dan kertas. Selain itu Ondel-ondel biasanya dibuat berpasangan. Bagian kepala Ondel-ondel dibuat topeng, sedangkan untuk rambutnya terbuat dari ijuk dan dibalut dengan kertas warna-warni.

Friday, July 22, 2016

Jalan Bungkuk Etika Sopan Santun Masyarakat Jawa yang Memudar



Sebuah pelajaran yang sangat kental dengan budaya Ketimurannya. Dikalangan masayarakat khusunya masyarakat Jawa, etika jalan sedikit membungkuk di depan orang yang usianya lebih tua merupakan sebuah adab yang santun. Bagaimana tidak? karena hal tersebut mengajarkan kita menghormati kepada Bapak, Ibu, atau orang yang lebih tua usianya dari kita dan sudah menjadi tradisi masyarakat Nusantara jaman dahulu.

Wednesday, July 20, 2016

Mencari Rejeki Halal Dengan Menjadi Seorang 'Bajingan'


Mendengar kata Bajingan semua orang pasti akan beranggapan bahwa kata tersebut merupakan kata-kata yang kasar. Namun, apabila diteleti lebih mendalam Bajingan itu merupakan sebuah profesi pekerjaan. 

Istilah Bajingan sangat lekat dengan orang yang memiliki perangai yang buruk. Namun sebenarnya seorang 'Bajingan' belum tentu perangainya buruk bahkan bisa saja memiliki perangai yang baik.

Kenapa bisa dikatakan seperti itu?, Karena 'Bajingan' merupakan istilah bagi seseorang yang berprofesi sebagai penarik gerobak sapi atau kerbau. Walau berprofesi sebagai 'Bajingan' rejeki yang mereka cari halal.